Di lini masa media sosial Instagram, ramai dibahas mengenai biaya sewa rumah yang dianggap lebih menguntungkan daripada mengambil kredit perumahan rakyat (KPR).
Akun @ma********ng yang mengunggah video seorang perempuan sedang menceritakan pengalamannya menyewa rumah yang dinilai lebih efisien, pada Jumat (20/6/2026).
"Jangan pernah ngontrak rumah kalau gak mau kekayaan lo makin meningkat tiap tahun," ungkap perempuan tersebut, memulai video. Menurutnya, biaya cicilan KPR sangat berbeda dengan nominal yang harus dikeluarkan dibandingkan sewa rumah, terlebih bagi pekerja dengan gaji UMR.
Lantas, mana yang lebih menguntungkan bagi pekerja dengan gaji UMR: mengambil KPR atau ngontrak?
Ambil KPR atau ngontrak?
Financial Planner dari Advisors Alliance Group, Andy Nugiroho mengatakan, pemilik gaji UMR memang lebih baik menyewa rumah terlebih dahulu dibandingkan dengan membelinya atau mengambil KPR.
Sebab, untuk mengambil KPR, perlu ada uang muka dan pembayaran yang cukup besar, ditambah dengan cicilan yang memakan waktu lama.
Untuk lebih mudahnya, Andy memberikan contoh pekerja dengan penghasilan UMR Jakarta yang dibulatkan menjadi Rp 5 juta.
"Dengan penghasilan UMR Jakarta, dibulatkan jadi Rp 5 juta, maka maksimal cicilannya adalah 30 persen atau sekitar Rp 1,5 juta per bulan," kata Andy saat dihubungi Kompas.com, Selasa (12/8/2026).
Menurutnya, orang tersebut harus menyiapkan dana untuk uang muka dan pembayaran pertamanya sekitar 20 persen dari harga rumah agar bisa mengambil KPR. Jika harga rumah berkisar Rp 300 juta, uang yang harus dipersiapkan adalah sebesar Rp 60 juta.
Dengan demikian, butuh waktu 12 bulan untuk menabung seluruh gajinya demi melunasi pembayaran pertama.
"Nett worth gue dan suami pernah naik sampai 150 persen per tahun karena apa? Karena ngontrak sampai sekarang," lanjut dia.
Dia pun menepis anggapan umum bahwa lebih baik membeli rumah dibandingkan menyewa karena sama-sama keluar uang tiap bulan, tetapi menjadi punya aset sendiri jika beli.
Menurutnya, biaya cicilan KPR sangat berbeda dengan nominal yang harus dikeluarkan dibandingkan sewa rumah, terlebih bagi pekerja bergaji UMR.
