Setelah menjadi rumor yang ramai diperbincangkan, kehadiran Toyota Veloz Hybrid tampaknya akan segera terwujud dalam waktu dekat. Dugaan ini muncul setelah Toyota Indonesia tercatat mendaftarkan kode kendaraan baru dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 8 Tahun 2024 terkait Dasar Pengenaan Pajak Kendaraan Bermotor dan Pajak Alat Berat.
Dalam dokumen tersebut, terdapat dua kode mesin yang menarik perhatian, yaitu W102RE-LBVFJ 1.5 Q HV CVT dan W102RE-LBVFJ 1.5 Q HV CVT TSS. Banyak pihak menduga kedua kode ini adalah varian dari Veloz Hybrid, model MPV elektrifikasi yang sudah lama dinanti pecinta mobil keluarga di Indonesia.
Berdasarkan data, varian pertama tercatat memiliki Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) sebesar Rp 264 juta, sementara varian lebih lengkap dengan fitur keselamatan Toyota Safety Sense (TSS) tercatat di angka Rp 284 juta. Perlu dicatat, NJKB bukan harga jual resmi di pasaran, melainkan nilai kendaraan sebelum dikenakan pajak penjualan seperti BBNKB, PPh, atau PPN.
Tenaga penjual Toyota membocorkan bahwa Veloz Hybrid akan diluncurkan akhir tahun ini, dengan estimasi harga di kisaran Rp 350 juta hingga Rp 380 juta dan unit akan tersedia awal 2026. “Informasi launching akhir tahun untuk Veloz Hybrid, penerimaan unit awal 2026. Kisaran harga bisa di angka Rp 350 juta sampai Rp 380 juta,” ungkap tenaga penjual tersebut, Rabu (23/10/2026).
Kehadiran Veloz Hybrid akan menambah daftar mobil elektrifikasi Toyota di Indonesia, setelah Yaris Cross Hybrid dan Innova Zenix Hybrid. Jika benar meluncur, Veloz Hybrid bisa menjadi alternatif menarik bagi masyarakat yang mencari MPV ramah lingkungan, mengingat pilihan kendaraan hybrid di segmen MPV masih terbatas.
