RAPBN Pendidikan 2026: Porsi MBG Hanya 29%, Alokasi Guru-Dosen Lebih Besar

Pemerintah telah meningkatkan anggaran pendidikan sebesar 9,8 persen dari tahun 2026 yang mencapai Rp 690,1 triliun. Dalam RAPBN 2026, anggaran ini menjadi Rp 757,8 triliun, dengan porsi terbesar dialokasikan untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG).​

Tiga sektor menjadi fokus utama dari total anggaran pendidikan, yaitu:​

  • Sekolah dan kampus: Rp 150,1 triliun​

  • Tenaga pendidikan: Rp 178,7 triliun​

  • Siswa dan mahasiswa: Rp 401,5 triliun​

Program MBG termasuk dalam sektor siswa dan mahasiswa, dengan alokasi sebesar Rp 335 triliun untuk 82,9 juta penerima manfaat serta 30.000 Satuan Pelayanan Pemenuhi Gizi (SPPG).​

Anggaran pendidikan sebesar Rp 757,8 triliun ini menyusun 20 persen dari APBN sesuai dengan amanat Undang-undang, dan sekaligus menjadi anggaran pendidikan terbesar sepanjang sejarah. Hal ini disebutkan dalam pidato saat sidang Paripurna DPR mengenai RAPBN 2026 dan Nota Keuangan di Kompleks Parlemen Senayan, Jumat (15/8/2026).​

Dinyatakan bahwa dana ini harus digunakan secara tepat sasaran, tidak hanya untuk meningkatkan kualitas pendidikan, tetapi juga kualitas guru. Selain itu, juga ditekan pentingnya memperkuat pendidikan vokasi dan menyelaraskan kurikulum dengan kebutuhan dunia kerja.​

Berikut rincian anggaran pendidikan:​

  • PIP untuk 2,1 juta siswa: Rp 15,5 triliun​

  • KIP Kuliah untuk 1,2 juta mahasiswa: Rp 17 triliun​

  • Sekolah Rakyat di 2.000 titik: Rp 4,9 triliun​

  • Beasiswa LDP untuk 4.000 mahasiswa​

  • Peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru-dosen: Rp 178,7 triliun​

  • Peningkatan kualitas sekolah dan kampus: Rp 150,1 triliun​

Program MBG Menciptakan 290 Ribu Lapangan Kerja Baru​

Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang menyerap 44 persen dari total anggaran pendidikan, telah berjalan sejak Januari 2026 dengan melibatkan lebih dari 5.800 dapur MBG di 38 provinsi. Dalam program ini, telah tercipta 290 ribu lapangan kerja baru. Relawan dapur MBG sebagian besar merupakan orang tua (ayah/ibu) siswa penerima manfaat.​

Program MBG juga melibatkan satu juta UMKM, petani, nelayan, dan peternak, yang secara signifikan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

watch Watch AD
Unlock More
Can Vijay be the Next MGR in Tamil Nadu Elections?
Can Vijay be the Next MGR in Tamil Nadu Elections?
A huge poster of actor Vijay stares down from the wall. A digital signboard flashes: 285 days, 3 hours, 43 minutes and 46 seconds, a countdown to the 2026 assembly election in Tamil Nadu. Scores of people sit glued to screens, fingers flying over keyboards, some others are on mobile phones trying to reach voters in remote hamlets. The Tamizhaga Vettri Kazhagam (TVK) war room in Chennai is fully activated.
Man Loses Leg in 'Phatka Gang' Attack on Moving Train in Kalyan
Man Loses Leg in 'Phatka Gang' Attack on Moving Train in Kalyan
KALYAN: A 22-year-old farmer from Nashik suffered a partial amputation of his left leg after being hit by the notorious 'Phatka gang' near Kalyan. The incident occurred on Sunday morning while Gaurav Nikam was travelling on the Tapovan Express from Thane to Nashik. According to Kalyan GRP, the incident happened between Shahad and Ambivli railway stations when the train slowed down near Irani Pada. Nikam was on a phone call near the train door when a minor boy from outside struck his hand with a
Allegations of Fraudulent Surrogacy Practices Surface at Hyderabad Fertility Clinic
Allegations of Fraudulent Surrogacy Practices Surface at Hyderabad Fertility Clinic
HYDERABAD: Gopalapuram police have registered five new cases against the head of Srushti Fertility Clinic Dr Athaluri Namratha alias Pachipala Namratha, and others based on complaints lodged by five sets of victims. While in one case a couple alleged that the doctor handed them a baby whose DNA did not match theirs, three other couples accused the clinic of adopting dubious methods. They claimed that they had already paid the money — anywhere from Rs 12.5 lakh to Rs 19 lakh — and even deposited their biological samples when they grew suspicious about the operations of Dr Namratha and her clinic. The frauds occurred between 2019 and 2025. Cops are yet to ascertain details of the fifth case.
logo Trending News
20 Jurusan Kuliah dengan Peluang Kerja Besar, Cocok untuk Daftar SNBP 2026
20 Jurusan Kuliah dengan Peluang Kerja Besar, Cocok untuk Daftar SNBP 2026
Magang Nasional Batch 3 Resmi Dibuka, Aturan Baru Soal Jam Magang & Uang Saku
Magang Nasional Batch 3 Resmi Dibuka, Aturan Baru Soal Jam Magang & Uang Saku
Program Magang Nasional 2026 kembali memasuki Batch 3 dan menarik perhatian banyak pencari pengalaman kerja. Pemerintah menargetkan puluhan ribu peserta tambahan agar kuota tahun ini dapat terpenuhi. Beriringan dengan tingginya minat, aturan mengenai jam kerja dan ketentuan uang saku pun diperbarui, termasuk penjelasan mengenai ritme kerja dan mekanisme pencairan yang menjadi pertanyaan para peserta.
Ada 7 PTN yang Buka Jurusan Kedokteran Tanpa Tes Tulis Khusus untuk Anggota OSIS
Ada 7 PTN yang Buka Jurusan Kedokteran Tanpa Tes Tulis Khusus untuk Anggota OSIS
Menjadi pengurus atau Ketua OSIS ternyata bukan hanya pengalaman organisasi yang bagus di sekolah, tetapi juga bisa membuka jalan masuk ke program studi impian di perguruan tinggi negeri. Sejumlah PTN kini menyediakan jalur prestasi kepemimpinan yang memungkinkan siswa aktif OSIS — terutama ketua dan pengurus inti — mendaftar ke berbagai jurusan tanpa tes tulis, termasuk Kedokteran.
Daftar 10 PTN dengan UKT Kedokteran yang Disebut Lebih Terjangkau, Ada yang Dilaporkan di Bawah Rp 5 Juta
Daftar 10 PTN dengan UKT Kedokteran yang Disebut Lebih Terjangkau, Ada yang Dilaporkan di Bawah Rp 5 Juta
Meski profesi dokter sangat dibutuhkan di Indonesia, biaya kuliah jurusan Kedokteran di beberapa universitas sering dianggap tinggi. Padahal beberapa perguruan tinggi negeri (PTN) menawarkan UKT (Uang Kuliah Tunggal) yang cukup terjangkau, bahkan ada yang mulai dari Rp 0 hingga di bawah Rp 5 juta. Besaran UKT biasanya menyesuaikan kemampuan ekonomi orangtua, sehingga calon mahasiswa dari keluarga mampu bisa masuk kelompok UKT lebih tinggi.
11 Ekskul yang Bisa Bantu Masuk PTN Tanpa Tes & Raih Beasiswa
11 Ekskul yang Bisa Bantu Masuk PTN Tanpa Tes & Raih Beasiswa
Orangtua Ekonomi Pas-pasan Memilih Sekolah Swasta? Simak Alasan Mereka
Orangtua Ekonomi Pas-pasan Memilih Sekolah Swasta? Simak Alasan Mereka
QS WUR 2026: Ini 8 Universitas Swasta Terbaik di Indonesia, Binus & Petra Termasuk
QS WUR 2026: Ini 8 Universitas Swasta Terbaik di Indonesia, Binus & Petra Termasuk
13 SMA Negeri Paling Berprestasi di Indonesia, Sekolah Nomor 1 Ada di Jakarta!
13 SMA Negeri Paling Berprestasi di Indonesia, Sekolah Nomor 1 Ada di Jakarta!